Ambon, klasiskotaambon.org, – Badan Majelis Jemaat Gereja Protestan Maluku (GPM) Silo, Rabu (22/4), Kembali melakukan aksi social dalam kegiatan pelayanan diakonia berupa pembagian sembako bagi 327 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak penyebaran wabah Pandemi Covid 19 di Kota Ambon. Pelayanan diakonal yang di lakukan ini merupakan tahap kedua sepanjang kondisi social distancing yang di terapkan oleh pemerintah, dimana pada tahap
Gereja Imanuel Karpan Ambon Jl. Pitu Ina – Karang Panjang Kode Pos, 97121 Jemaat GPM Imanuel Karpan Berbagi Kasih Majelis Jemaat GPM Imanuel Karpan, Sabtu, 25 April 2020 melakukan Social Action Pelayanan Diakonial kepada warga jemaat yang tersebar dalam 10 sektor (1 – 10) sesuai data jumlah penerima PMKS adalah 14 Kepala Keluarga (KK) dan bantuan karena Dampak Pandemik Covid-19
Rekan-rekan Pelayan dan Warga Jemaat GPM yang kami kasihi dalam Tuhan Yesus Kristus. Kami tidak henti-hentinya berdoa supaya saudara-saudara tetap kuat dan teguh dalam iman, pengharapan dan kasih kepada Allah di dalam Yesus Kristus. Dunia ini sedang dihadapkan dengan pandemik Covid-19 atau yang lazim disebut Virus Corona. Semua warga di dunia saat ini tidak hanya cemas, tetapi juga sedang berusaha
Sinodegpm. Media Center GPM selama ini telah mengelolah website GPM sebagai salah satu wahana pemberitaan dan pembinaan umat, sekaligus penerus pesan-pesan perdamaian untuk masyarakat. Sebagai satu-satunya media center non-pemerintah, MC GPM setiap tahun dilibatkan dalam Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Media Center dari Kementerian Informasi Republik Indonesia (sejak 2017). Kali ini MC terus berbenah dengan membuat serta memutakhirkan Aplikasi Manajemen Sistem Informasi
Dampak perkembangan teknologi semakin menggila, baik secara positif maupun negatif. Sayangnya banyak keluarga yang tidak menyadarinya dan menjadikan gadget sebagai teman bermain anak karena mereka ‘anteng’ dan orangtua bisa melakukan kegiatannya layaknya hari normal. Namun tahukah SuperParents kalau penggunaan gadget berlebihan bisa memicu ketidakharmonisan rumah tangga dan mengganggu perkembangan anak? Oleh karena itu, sebaiknya kita mulai dari sekarang batasi penggunaan gadget atau smartphone di rumah ya.
Berbagai kajian etnografi dan sejarah menunjukkan bahwa perempuan Indonesia dan Asia Tenggaea pada umumnya menikmati status lebih tinggi dibanding Negara-negara sekitarnya seperti India, Cina dan Timur Tengah. Perempuan tidak ditunangkan secara ketat, tidak ada pembunuhan bayi perempuan yang lahir karena tidak diinginkan, tidak ada pembakaran janda seperti di India, tidak ada pengikatan kaki agar tidak tumbuh seperti di Cina, tidak
Ini adalah kisah nyata tentang seorang perempuan tegar yang bangkit dari trauma berat: enam minggu sebelum meraih gelar Miss World 1998, Linor Abargil menjadi korban kekerasan seksual, di bawah todongan pisau, oleh agen perjalanan yang membawanya dari Italia — di mana ia menjadi model– ke Israel, kampung halamannya. Hati Abargil, yang saat itu berusia 18 tahun, hancur. Namun, ibunya menguatkannya
LEPAS DARI LEMBAH HITAM: Putri tengah membaca. Dia seorang perempuan muda yang inspiratif. Sempat menjadi pecandu dan kurir narkoba, dia kini menjadi aktivis antinarkoba yang gigih. Fenomena anak atau perempuan pecandu mirip fenomena gunung es. Mereka tergolong silent population. Sebab, kalau mengaku, mereka mendapat stigma dobel dari masyarakat. Wis wedok, nyabu. KONDISI Rumah Sehat Orbit Surabaya (RSOS) terasa lengang Jumat
Aldi Novrudi, yang dulunya seorang pecandu narkoba kini berhasil berubah, bahkan menjadi konselor bagi para pecandu lainnya lepas dari jeratan narkoba. Dia kini mengabdikan dirinya di UPT Terapi dan Rehabilitasi BNN Lindo Bogor. Aldi berasal dari keluarga yang Broken Home, Ayah dan Ibu Aldi bercerai saat Aldi masih duduk di bangku kelas 4 SD. Inilah yang melatar belakangi Aldi terjerumus
Penulis : penina F Mayaut Editor : redaksi Dinas Kesehatan (Dinkes) kota Ambon mendata sebanyak 56 kasus kusta pada 2018. “Hingga akhir 2018 kita mendata sebanyak 56 kasus, jumlah ini mengalami peningkatan dibandingkan pada 2017 sebanyak 49 kasus,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, Wendy Pelupessynya, Rabu (20/1/2019). Menurut dia, menuju eliminasi kusta di Indonesia ditargetkan seluruh provinsi pada 2019,
