Rayakan HUT Ke-52 Klasis GPM Kota Ambon Gelar Ibadah Syukur

Merayakan Hari Ulang Tahun ke -52 Klasis Gereja Protestan Maluku (GPM) Kota Ambon, dilaksanakan ibadah syukur yang berlangsung di Gedung Gereja Bukit Doa, Kopertis, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Selasa (20/5).
Perayaan HUT ke -52 Klasis Gereja Protestan Maluku (GPM) Kota Ambon denga tema “Teguh Beriman Ditengah Dinamika Zaman (Kolose 2 : 7), dihadiri Ketua Majelis Pekerja Harian (MPH) Sinode GPM, Pdt. Elifas Tomix Maspaitella, Ketua Majelis Pekerja Klasis Kota Ambon (KKA), Pdt. Riko Rikumahu, Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, Ketua DPRD, Mourits Tamaela, para pendeta dan perwakilan majelis di 21 Jemaat Klasis Kota Ambon.

Ketua MPH Sinode GPM, Pdt. Elifas Tomix Maspaitella menyampaikan, ulang tahun GPM Klasis Kota Ambon bukan hanya sekadar memperingati hari berdirinya bangunan fisik gereja, tetapi juga refleksi atas perjalanan iman dan pelayanan jemaat.
“Hal ini menjadi momen merayakan perjalanan iman, kesaksian, perjuangan, dan pelayanan gereja selama ini,” Katanya.

Perayaan HUT juga merupakan kesempatan untuk bersyukur atas anugerah Tuhan, memuji Tuhan atas kasih-Nya, dan merenungkan karya Tuhan dalam kehidupan gereja.
“Serta menjadi momentum untuk memperkokoh keutuhan gereja, kematangan jemaat, dan komitmen pelayanan, danmengingatkan jemaat tentang panggilan untuk menjadi berkat bagi banyak orang,” kata ketua Sinode.
Ketua Majelis Pekerja Klasis Kota Ambon, Pdt. Riko Rikumahu menyatakan, ulang tahun Gereja bukanlah sekadar angka, melainkan refleksi dari perjalanan iman dan pelayanan yang panjang. Perayaan HUT gereja menjadi kesempatan untuk merayakan kasih Tuhan, memuji Tuhan atas anugerah-Nya, dan merenungkan sejarah gereja.
Sesuai tema HUT ke -52, Teguh beriman di tengah dinamika zaman berarti tetap kuat dan tidak mudah tergoyahkan dalam keyakinan, meskipun menghadapi perubahan dan tantangan yang terjadi di dunia modern.

Mencakup upaya mempertahankan iman, meningkatkan pengetahuan agama, dan menerapkan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari, serta berupaya menjadi teladan bagi orang lain.
Kesempatan ini Ketua MPK Klasis Kota menyampaikan terimakasih kepada semua pihak, yang selama ini telah bekerja sama dengan GPM di Klasis Kota Ambon.
Terima kasih kepada seluruh elemen pelayanan gereja dan jemaat. Kami berterima kasih kepada seluruh penatua dan diaken yang selama ini melayani dalam situasi apapun.
Kepada para pendeta, para tuagama, dan kepada semua orang yang selama ini memberikan perhatian serius kepada GPM di Klasis Kota Ambon.
Pihaknya juga berterima kasih Kepada Pemerintah Kota Ambon, yang mana selama ini telah memberikan perhatian yang sangat besar bagi GPM Klasis Kota Ambon.
“Kerja bersama, kolaborasi antara gereja dan negara akan terus di kembangkan sebagai tanda bahwa kami memberikan dukungan kepada pemerintah kota guna membangun masyarakat dan kota ini yang lebih baik,” katanya.
Pesan juga disampaikan Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, bertambah setahun usia membuktikan, bahwa Klasis Kota Ambon hari ini menunjukan eksistenai sebagai wadah pelayanan ditengah-tengah jemaat.
Kolaborasi serta kerjasama antara Pemerintah dan Klasis harus terus ditingkatkan terutama dalam pelayanan, guna menciptakan kemitraan yang baik. Untuk itu, apresiasi patut diberikan atas pelayanan kepada umat selama ini, yang juga merupakan warga kota Ambon.
Pemerintah Kota, sementara menghadapi tantangan politik identitas. Setiap kelompok berupaya mempertahankan identitasnya. Karena itu dalam tanggung jawab bersama untuk menjaga kota ini, dengan visi untuk menjadikan Ambon yang inklusif, toleran dan berkelanjutan. Kita boleh berbeda dalam identitas , tetapi dentitas ini janganlah membuat tercerai berai. “Saya berharap Klasis Kota Ambon dapat terus bertumbuh menjadi sumber berkat bagi jemaat dan juga Kota Ambon,” Ujarnya.
